Visi Misi

VISI
FKM Unismuh Palu unggul dalam pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bidang kesehatan masyarakat yang berwawasan islam pada Tahun 2025.
MISI
  • Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran di bidang kesehatan masyarakat yang berkualitas. 
  • Menyelenggarakan penelitian di bidang kesehatan masyarakat yang berhasil guna dalam pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat. 
  • Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan masyarakat yang bermanfaat dan berdaya guana.
  • Menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan . 
Berdasarkan visi dan misi, maka tujuan Program Studi Kesehatan Masyarakat dapat dirumuskan sebagai berikut :
Tujuan Umum  
  • Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan yang bermoral dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sejalan dengan dinamika tuntutan dan kebutuhan masyarakat melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.
 Tujuan Khusus

  1. Menghasilkan lulusan yang profesional dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan yang berakhlak mulia.
  2. Menghasilkan produk penelitian untuk pengembangan dan penerapan IPTEK bidang kesmas. 
  3. Menghasilkan produk pengabdian masyarakat yang bermanfaat terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat 
  4. Membangun kemitraan dengan pihak lain baik di tingkat daerah maupun di tingkat nasional
Sasaran Program Studi Kesehatan Masyarakat 
Sasaran Program Studi Kesehatan Masyarakat untuk menghasilkan Sarjana yang beriman dan bertaqwa serta memiliki kemampuan akademik yang professional sebagai berikut :
  1. Peningkatan mutu luaran yang tergambar pada peningktan rata-rata IPK menjadi 3,30 dengan IPK minimal 3,05 pada tahun 2025
  2. Peningkatan jumlah lulusan tepat waktu (empat tahun)  menjadi 92 %.
  3. Pengembangan kualifikasi tenaga pendidik melalui peningkatan jenjang pendidikan magister menjadi 55% pada tahun 2025.
  4. Pengembangan kemampuan tenaga pendidik melalu pelatihan sesuai bidang ilmu sebanyak 10%.
  5. Terdapat 25% dosen yang Mampunyai artikel ilmiah terpublikasi pada jurnal terakreditasi setiap tahun.
  6. Pengembangan kemampuan tenaga kependidikan malalui pelatihan sesuai bidang kerjanya.
  7. Pengembangan sarana dan layanan laboratorium sesuai dengan peminatan.
  8. Pengembangan jumlah koleksi pustaka (buku ajar) sesuai standar peminatan.
  9. Meningkatkan kemitraan dengan lembaga terkait baik di tingkat daerah maupun di tingkat nasional untuk pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan minimal 10 lembaga.